Destinasi Wisata Terunik di Dunia yang Anti-Mainstream

 


Destinasi Wisata Terunik di Dunia - Jika kita membahas tentang keindahan destinasi wisata di dunia, maka tidak akan ada habisnya. Ada banyak spot cantik untuk menghabiskan waktu liburan yang dijamin akan membuat kamu betah. Akan tetapi jika kamu berkunjung ke tempat wisata yang itu – itu saja akan terasa sangat membosankan.

Dalam memilih tempat wisata, tentu ada beberapa hal yang jadi pertimbangan. Selain soal keindahan, pasti kamu ingin mencoba sesuatu yang baru dan unik, kan? Yup, berpetualang ke tempat wisata terunik dan anti-mainstream akan menjadi pengalaman yang baru dan mungkin tak akan terlupakan.

Untuk itu, kamu harus tau nih beberapa destinasi wisata terunik di Dunia yang anti-mainstream dan bisa kamu kunjungi. Apa saja di antaranya? Berikut rekomendasi 10 destinasi wisata terunik di dunia anti-mainstream yang wajib dikunjungi!



Bubblegum Alley (United States)


Sesuai dengan namanya, wisata yang satu ini sangat anti-mainstream, tempat ini dipenuhi dengan permen karet berwarna. Bubblegum Alley di San Luis Obispo, California, Amerika Serikat adalah sebuah lorong setinggi 4,6 meter dan panjang 21 meter yang penuh dengan tempelan permen karet. Tidak ada yang tahu bagaimana awal mula sejarah Bubblegum alley ini. Siapa yang memulai penempelan perdana pun tidak diketahui secara jelas.

Ada yang bilang tradisi ini dimulai setelah Perang Dunia II saat acara kelulusan SMA San Luis Obispo. Ada juga yang bilang bahwa Bubblegum Alley ini hasil persaingan antara SMA San Luis Obispo dengan Universitas Car Poly, pada tahun 1950-an yang menyangka bahwa murid San Luis Obispo ini mencoba melebihi mereka dalam membuat dinding permen karet, dari kompetisi tidak jelas ini akhirnya terciptalah Lorong permen karet ini.

Tetapi, di tahun 1970an dan 1996 destinasi wisata anti-mainsteam ini lolos dari pembersihan sebanyak 3 kali. Jika diteliti, sebenarnya tempelan permen-permen karet ini tidak sembarangan loh. Beberapa orang menganggap Bubblegum Alley sebagai salah satu bentuk seni, mereka dapat melihat susunan bentuk, kata dan desain wajah, bunga surat serta tulisan ”I Love SLO” dalam berbagai warna dan ukuran.



Fly Ranch Geyser (United. States)


Energi panas bumi memang sangat penting bagi manusia. Maka, tak heran banyak negara yang berlomba – lomba mencari alternatif panas bumi. Salah satunya energi geothermal. Bicara tentang energi geothermal, ada satu hal menarik di Washoe County, Nevada, Amerika. Pada tahun 1964 silam, di Nevada ada penggalian sumur untuk mengeksplorasi sumber energi geothermal. Namun, saat semua penggalian sudah selesai dan sumur akan ditutup, justru menyemburkan mineral secara terus menerus. Semburan mineral ini akhirnya menumpuk dan mengendap menjadi gundukan travertine yang terus berkembang. Gundukan inilah yang membentuk Fly Ranch Geyser.

Saking uniknya karena semburan airnya mengandung mineral yang tinggi, akhirnya banyak ganggang yang tumbuh dan mengeluarkan pigmen – pigmen warna. Karena keindahannya, lokasi ini jadi sering dikunjungi turis dan menjadi destinasi wisata anti-mainstream yang unik. Sayangnya, Fly Ranch Geyser tidak dibuka untuk umum karena masuk ke dalam properti milik Todd Jacksick. Jadi untuk menikmatinya, para pengunjung bisa melihat dari jarak jauh, karena sekelilingnya ditutupi pagar berduri dan gerbang yang terkunci. Namun jika mau melihat lebih dekat, para turis diharuskan membayar $50 atau sekitar Rp670.000.



Danau Hillier (Australia)


Jika biasanya sebuah danau memiliki warna hijau atau biru tua, di Australia ada danau yang sangat unik dikarenakan memiliki warna yang berbeda dari danau pada umumnya. Danau Hillier merupakan sebuah danau salin yang terletak di Kepulauan Recherche di wilayah Goldfields – Esperance, tepatnya di Middle Island, Australia.

Keunikan Danau Hillier yang paling mencuri perhatian adalah warna airnya yang berwarna merah muda, membuatnya menjadi wisata danau yang unik. Menurut para ilmuwan, warna merah muda danau tersebut terbentuk secara alami dari berbagai mikroorganisme dan ribuan bakteri yang hidup di dalamnya. Pada awalnya Danau Hillier ditemukan oleh seorang navigator dan hidrogafer berkabangsaan Inggris bernama Matthew Finders pada 15 Januari 1802.

Danau Hillier selalu ramai dipadati oleh wisatawan yang berkunjung melalui Perth. Untuk menuju Danau Hillier hanya bisa ditempuh dengan jalur udara atau berlayar dari Esperance yang berjarak 720 kilometer di tenggara Perth. Setelah sampai di Middle Island, wisatawan masih harus berjalan kaki sejauh 600 meter untuk sampai di tepi Danau Hillier. Pemandangan pepohonan hijau dan berbagai satwa liar yang ada di Middle Island akan memberikan nuansa yang berbeda dan membuat perjalanan terasa tidak membosankan.



Sedlec Ossuary - Gereja Tulang Kutna Hora (Republik Ceko)


Jika kamu berlibur ke negara Cekoslowakia atau biasa disebut Republik Ceko, kamu akan banyak menemukan bangunan indah yang mempunyai gaya Gothic ala Eropa dengan perpaduan unsur modern. Republik Ceko juga menawarkan pemandangan alam yang indah, dengan sungai – sungai yang membelah kota hingga malam indah yang memanjakan mata.

Namun ada satu gereja yang dijadikan tempat wisata unik dan anti-mainstream, gereja tersebut bernama Gereja Tulang bernama Sedlec Ossuary di Kutna Hora. Gereja ini bukanlah gereja biasa, gereja tersebut dihiasi oleh 40.000 tulang manusia. Menurut cerita, pada abad ke – 13, Abbas Hendy, seorang biara disana membawa sekendi tanah dari gereja suci Golgota di Yerusalem tempat Yesus di salib dan menaburkan ‘tanah suci’ tersebut di sepanjang pemakaman di gereja tersebut. Sejak saat itulah, semua orang berbondong – bondong ingin dimakamkan disana.

Pada tahun 1870, Frantisek Rindt, seorang pemahat kayu ditugaskan untuk mengatur bagaimana tulang belulang ini tersusun rapi dan artistic di dalam gereja Kutna Hora. Hasil kerjanya menyusun 40.000 tulang manusia ini dapat kamu saksikan langsung di Gereja Kutna Hora langsung, lho. Sungguh destinasi wisata yang sangat anti-mainstream, bukan?



Bioluminescent Bay (Puerto Rico)


Tak hanya unik dan anti-mainstream, tapi destinasi yang satu ini juga mempesona. Kebanyakan wisata pantai memang sangat indah jika dinikmati pada saat siang hari. Tapi, untuk pantai yang satu ini sangatlah unik. Terletak di Puerto Rico, Bioluminescent Bay adalah salah satu pantai yang akan sangat indah jika kamu berkunjung pada malam hari. Cara terbaik untuk menikmati fenomena Bioluminescence adalah dengan melakukan kayaking. Cahaya kebiruan yang dipancarkan oleh dinoflagellates (organisme laut), membuat pantai ini menjadi salah satu destinasi favorit para wisatawan.

Jika kamu berniat mendatangi wisata tersebut, tiga pantai yang wajib dikunjungi adalah Mosquito Bay, Laguna Grande (atau yang dikenal sebagai bio bay), dan La Parguera.


👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND







Posting Komentar

0 Komentar