Komplek Kota Tua, Jakarta
Kawasan Kota Tua atau Oud Batavia memiliki banyak bangunan zaman kolonial.
Sampai sekarang deretan bangunan tua masih dirawat dengan baik dan menjadi pusat wisata. Di antaranya Museum Fatahillah, Toko Merah, Kali Besar, sampai Pelabuhan Sunda Kelapa.
Meski kini kawasannya sudah ramai, kesan mistis dari Kota Tua masih melekat. Misalnya saja di Museum Wayang yang konon terdapat makam pejabat Belanda di dalamnya.
Selain itu, ada juga Toko Merah dekat Kali Besar yang disebut-sebut pernah menjadi tempat pembantaian etnis Tionghoa sebelumnya.
Lawang Sewu, Semarang
Bergeser ke Semarang, di kota ini ada tempat wisata ikonik bernama Lawang Sewu. Tempat ini dikenal 'angker' karena kisah masa lalunya.
Menurut sejarah, Lawang Sewu merupakan gedung bersejarah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang pernah menjadi kantor pusat kereta api swasta Nederlandsch.
Bangunan Lawang Sewu bergaya Artdeco ala Eropa yang khas dengan jumlah pintunya, yang konon mencapai lebih dari seribu.
Banyak cerita mistis yang beredar di masyarakat. Misalnya saja, soal sebelumnya Lawang Sewu menjadi tempat penjara kejam dan ada bunker yang memiliki lorong misterius.
Pemakaman Desa Trunyan, Bal
Tempat wisata 'angker' di Indonesia berikutnya ada di Desa Trunyan, Kintamani, Bali. Desa ini merupakan sebuah komplek pemakaman dengan tradisi tidak mengubur jasad orang yang meninggal dunia.
Jasad yang tidak dikubur di pemakaman Desa Trunyan tersebut sebenarnya tetap diberi pelindung berupa rumah kandang.
Model penguburan yang dianggap tidak biasa ini banyak menarik wisatawan karena penasaran dan mengunjungi Desa Trunyan.
Meski terkenal 'angker', pengunjung yang mendapat izin memasuki ke komplek pemakaman Desa Trunyan harus menjaga sikap saling menghargai.
Fort Rotterdam, Makassar
Fort Rotterdam merupakan benteng terkenal yang berlokasi di pusat Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Benteng ini dibangun pada masa Kerajaan Gowa Tallo.
Bagi warga lokal, Rotterdam sering disebut Benteng Panyua karena bentuknya menyerupai penyu sebagai lambang kerajaan di masa pemerintahan Sultan Hasanuddin.
Ketika Kerajaan Gowa Tallo jatuh ke tangan Belanda, Benteng Panyua pun berubah nama menjadi Fort Rotterdam dan sering terjadi peperangan.
Korban-korban yang tewas usai peperangan di Fort Rotterdam dipercaya membuat tempat ini terkesan 'angker'.
Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi
Taman Nasional Alas Purwo terletak di Banyuwangi, Jawa Timur dan memiliki beberapa deretan pantai, hutan mangrove, sampai pura.
Pantai-pantai yang bisa Anda kunjungi ketika ke Alas Purwo di antaranya Pantai Teluk Biru, Plengkung, Ngagelan, Cungur, sampai Trianggulasi.
Selain menawarkan panorama alam yang asri, di Taman Nasional Alas Purwo juga terdapat keanekaragaman hewan.
Namun kabarnya, kawasan hutan rimba Alas Purwo ini dikenal 'angker' karena banyak dipercaya sebagai tempat berkumpulnya makhluk 'astral'.
Gunung Kawi, Malang
Nama Gunung Kawi di Malang, Jawa Timur, populer sebagai gunung pesugihan karena berkaitan dengan makam-makam tokoh masyarakat yang ada di atas pegunungan tersebut.
Meski mempunyai lanskap alam yang indah dari atas ketinggian, sudah menjadi rahasia umum kalau tujuan pendakian ke Gunung Kawi sering dikaitkan untuk ritual-ritual khusus.
Mitosnya banyak orang rela mendaki Gunung Kawi untuk memuja dengan maksud meminta kekayaan secara instan. Bahkan, dikabarkan juga bahwa terdapat banyak tempat petilasan kuno di gunung tersebut.
Tak hanya itu, hal-hal mistis kerap terjadi apabila ada orang yang sedang melakukan pendakian. Cerita-cerita yang muncul biasanya langsung tersebar begitu saja.
👉 Situs Game Online Terbesar & Terpercaya SERVER THAILAND

0 Komentar